Mengenai Saya

Foto saya
more about me. my name is Annissa Oktavianti. i like number eight, i don't know about that. i was born on october 26 1995. i'm still school. i have one brother and no sister. :D i like reading novel. i want to be an akuntan later :) aminn

Minggu, 23 Oktober 2011

Khalwat !!!

Setan amat giat menebarkan fitnah dan menjerumuskan manusia kepada yang haram. karena itu, Allah mengingatkan kita dengan firman-Nya:
"hai orang-orangyang beriman, janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan. Barangsiapa mengikuti langkah-langkah setan maka sesungguhnya setan itu menyuruh mengerjakan perbuatan keji dan mungkar." (An Nur: 21)

Setan masuk kepada anak Adam bagaikan aliran darah. Diantara cara-cara setan di dalam menjerumuskan manusia ke dalam perbuatan keji adalah khalwat dengan wanita / pria bukan mahram. Karenanya, syariat Islam menutup pintu tersebut, sebagaimana yang disabdakan Rasulullah SAW :
"Tidaklah seorang laki-laki berkhalwat dengan wanita kecuali pihak ketiganya adalah setan"
Dan dari Ibnu Umar ra. bahwasanya Rasulullah SAW bersabda:
"Sungguh hendaknya tidak masuk seorang laki-laki dari kamu, setelah hari ini kepada wanita yang tidak ada bersamanya (suami atau mahramnya), kecuali bersamanya seorang atau dua orang laki-laki."

Berdasarkan petunjuk hadits di atas, maka tidak dibolehkan seorang laki-laki berkhalwat dengan wanita bukan mahram, baik di rumah, di kamar, di kantor atau di mobil. Baik dengan isteri saudaranya, dengan pembantunya, atau pasien wanita dengan dokter atau yang semacamnya.
Banyak orang meremehkan persoalan ini. Entah karena terlalu percaya kepada dirinya sendiri atau kepada orang lain. Padahal, khalwat sangat potensial untuk mengundang perbuatan mungkar dan maksiat. Paling tidak, membangun prolog untuk mengarah kesana. Karenanya, idak mengherankan, jika semakin banyak ketidak jelasan nasab dan keturunan. disamping, jumlah anak-anak haram juga meningkat tajam. (dikutip dari: Dosa-Dosa yang Di Anggap Biasa)

Selesai sudah, aku membaca materi diatas pada halaqoh remaja minggu lalu. Aku memilih materi ini karena banyak yang ingin ku tanya tentang khalwat.
Murabbiah ku mulai bertanya "Ada yang kurang jelas dari materi barusan?"
aku pun bertanya. "Ka, kalo smsan dan chat di facebook, termasuk khalwat?"
Murabbiah ku menjawab, seakan tau apa yang aku alami. "Ya, itu juga termasuk. smsan kan sama aja ngobrol, tapi jarak jauh. chat juga begitu kan?. Kalo penting sih gapapa. cuma, bisa jaga obrolan. Terus, misalnya masih ada temen akhwat yang bisa kamu tanya, kenapa ga nanya aja sama akhwat itu. ga usah nanya ke cowok itu. kecuali, yang bisa jawab emang dia doang. misalnya di organisasi"
aku menganggukan kepalaku tanda mengerti. dan merenung, apa saja yang telah ku perbuat dalam hari-hariku yang singkat. "Aku sudah melakukan khalwat. dengannya." pikirku ditengah halaqoh.
Murabbiahku berkata lagi "Zina itu bukan cuma hubungan suami istri. Zina tangan ada, contohnya pegangan sama lawan jenis. Zina mata, contohnya tatap tatapan sama yang bukan mahramnya. Maka dari itu, kita disuruh jaga pandangan kita. Dan ada juga Zina hati, dimana kita ga bisa ketemu orangnya, tapi kita ngebayangin dia terus."
Pikiranku berputar, mengulang apa saja yang sudah terjadi. Ya, aku memang suka memikirkannya. dia, kaka itu, dan orang itu -_-. hatiku berantakan. Aku tak bisa menatanya dengan cepat seperti biasanya. aku terus membayangi hari-hariku yang diisi oleh mereka.
AKU SALAH!! Aku belum bisa menjaga diriku.

Aku ingin berubah. Walau perlahan, tapi pasti. Aku menghindarimu bukan karena membencimu. Aku hanya ingin jadi yang terbaik untuk pendampingku kelak. Selama ini, obrolan kita JAUH BANGET DARI PENTING. cenderung nyeleneh dan ngalor-ngidul. Sekarang aku tau, aku salah. MAAF. Aku mau menjaga hatiku. Aku mau yang SPESIAL :)
Seandainya ada perlu, kau bisa menghubungiku. Aku tak menjauh darimu. Aku cuma tak ingin berkhalwat denganmu. Ku harap kau mengerti akan prinsipku :)
Terima kasih sebelumnya, sudah mau menjadi temanku. :) :)